Sejarah dan penduduk asli Raja Ampat



SEJARAH
Sebelum mengenali daerah RAJA AMPAT ada baiknya mengetahui sejarahnya terlebih dahulu, karena tidak ada sesuatu hal termasuk daerah yang tidak memiliki sejarah.
Penamaan RAJA AMPAT sendiri dihubungkan dengan 4 pulau besar yang berada di daerah tersebut yaitu Pulau Waigeu, Solawati, Batanta dan Misol. Juga dihubungkan dengan 4 suku yang menempati Pulau Waigeu yaitu suku Ambel, Langgayan, Kawei dan Wawiyai.
Menurut masyarakat setempat Asal mula nama Raja Ampat berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh telur. Empat butir di antaranya menetas menjadi empat orang pangeran yang berpisah dan masing-masing menjadi raja yang berkuasa di Waigeo, Salawati, Batanta dan Misool. Sementara itu, tiga butir telur lainnya menjadi hantu, seorang wanita, dan sebuah batu.



PENDUDUK ASLI
Pada kepulauan RAJA AMPAT terdapat 4 pulau besar yaitu Pulau Waigeu, Batanta, Salawati dan Misool. Dari keempat pulau tersebut terdapat suku – suku asli yang mendiaminya, yaitu:
a. Pulau Waigeu
  • Suku Wawiyai ( Wauyai )
  • Suku Kawe
  • Suku Laganyan
  • Suku Ambel ( Waren )
  • Suku Biak
b. Pulau Batanta
  • Suku Batanta
  • Suku Biak
c. Pulau Salawati
  • Suku Tepin
  • Suku Fiat, Domu, Waili, Butlih
  • Suku Moi ( Moi-Maya )
d. Pulau Misool
  • Suku Matbat
  • Suku Misool
  • Suku Biga
  • Suku Biak

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Stand Bazar

CARA MEMBUAT TABLE DI WORD